Fingerprint Analysis

Mengenal Potensi Diri Melalui Analisa Sidik Jari

Dominasi Otak Kanan dan Otak Kiri 8 November 2009

Filed under: Uncategorized — partiwi @ 2:11 pm
Tags: , , ,

brain-763982-1Latar Belakang

Pada abad ke- 19 diketahui bahwa orang yang memiliki cacat pada area tertentu di otak, kehilangan kemampuannya untuk berbicara. Penemuan ini dibuktikan lagi oleh Roger W sperry yang mendapatkan nobel tahun 1981 , dia menemukan bahwa ada fungsi- fungsi tetentu yang dimiliki oleh bagian-bagian spesifik dalam otak

Apa yang ditemukan oleh Roger W. Sperry

Penelitian itu membuktikan bahwa bagian kanan  dan kiri otak terspesialisasi dalam tugas yang berbeda. Bagian kiri berkaitan dengan hal-hal logis, factual, analitik dan bahasa. Bagian kanan otak terlibat dalam hal music, kreativitas dan emosi.

Contoh kasus kerjasama otak, bagian kanan berfungsi menggambarkan atau mengimajinasikan kata yang anda ucapkan misal kata bola maka otak bagian kanan akan menggambarkan seperti apa wujud bola itu.

Dari informasi diatas, bagaimana kita mengetahui dominasi otak bagian mana ( area yang lebih responsif) menerima stimulasi? beberapa cara praktis telah lama diketahui orang yaitu dengan menepukkan kedua tangan dan menangkupkan jari – jarinya. untuk bukti ilmiahnya  belum diketahui.

Analisa sidik jari dapat melihat area otak / belahan mana yang lebih responsif secara genetik, sehingga setelah kita tahu kondisi kita secara genetik, kecenderungan otak kanan , otak kiri atau cukup seimbang. setelah kita mengetahuinya ( apabila hasilnya cenderung dominan pada otak kiri atau kanan ) makka langkah berikutnya adalah memberikan solusi bagaimana menyeimbangkannya.

Sifat Keuntungan Kerugian
Otak Kiri Logis, rasional, analitik, factual dalam proses pengambilan keputusanLebih menyukai fakta dan detil dan alas an yang masuk akal Logis, rasional, spesifik dan kemampuan pengambilan keputusan yang tinggi Kaku, keras kepala dan menolak pendapat orang lain
Otak kanan Emosional, berperasaan, tergantung intuisi dalam pengambilan keputusan dan kurang analitik Kreatif, banyak ide dan mudah mengerti orang lain. Tidak praktis dan emosional